125 Ribu Mobil Listrik Siap Mengaspal di 2021

125 Ribu Mobil Listrik Siap Mengaspal di 2021

125 Ribu Mobil Listrik Siap Mengaspal di 2021

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksi sebanyak 125 ribu unit mobil listrik dan 1,34 juta unit motor listrik dapat mengaspal terhadap tahun 2021 ini.

Dengan jumlah selanjutnya dikehendaki ada potensi pengurangan mengkonsumsi BBM sebanyak 0,44 juta kiloliter per tahun.

Untuk membantu percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), pemerintah pun telah menerbitkan Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 perihal Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB.
Pasang Bola
“Untuk mendorong percepatan KBLBB, telah diterbitkan Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 perihal Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB yang sesuaikan standar, keselamatan dan juga keputusan ketenagalistrikan, terhitung tarif dan insentif,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, dikutip berasal dari Antara, Selasa (19/1/2021).

Arifin menyatakan terhadap 2021 pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) diproyeksikan mencapai 572 unit dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) sebanyak 3.000 unit.

“Pada 2020 terbangun 180 unit SPKLU dan dikehendaki sampai 2030 bakal terbangun 31.859 unit SPBKLU,” kata Menteri ESDM.

Nantinya SPKLU bakal di tempatkan di sejumlah lokasi strategis, di antaranya pusat perbelanjaan, mall, daerah perkantoran, bandara, apartemen, pool taksi, dan SPBU.

“Dengan peningkatan kendaraan listrik terhadap tahun 2030 bakal memberi tambahan potensi pengurangan mengkonsumsi BBM sebesar 6 juta kiloliter per tahun,” kata Menteri ESDM.

Penggunaan Kendaraan Listrik

Menteri ESDM Arifin menyatakan pemerintah terhitung konsisten mendorong prinsip pemakaian kendaraan listrik di lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan swasta.

Dalam bahan paparan yang ditampilkan, pemakaian mobil listrik di lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan swasta sampai 2025 diproyeksi mencapai 19.220 unit. Penggunaan motor listrik diproyeksi mencapai 757.139 unit dan pemakaian bus listrik mencapai 10.227 unit.

Sementara itu sampai 2025 diproyeksikan bakal ada 6.318 unit SPKLU, 17.000 unit SPBKLU bersama proyeksi 374 ribu unit mobil listrik dan 11,8 juta unit motor listrik dan potensi penghematan mengkonsumsi BBM sebesar 2,56 juta kiloliter.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *