Doni Monardo Tegaskan Tentang Larangan Mudik Di Situasi Pandemi

vanevdebakim

Doni Monardo Tegaskan Tentang Larangan Mudik Di Situasi Pandemi – Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo ulang menegaskan, ketentuan pelarangan mudik merupakan ketentuan politik nasional yang berlaku di semua daerah. Doni mengatakan, regulasi tekhnis pelarangan mudik oleh pemerintah tempat kudu sesuai dengan keputusan pemerintah pusat agar tidak ada makna untuk mudik daerah.

Doni Monardo Tegaskan Tentang Larangan Mudik Di Situasi Pandemi

vanevdebakim – “Ini ketentuan politik negara, kepala negara adalah Presiden Jokowi. Seharusnya tidak ada satu pun pejabat pemerintah yang ceritanya berbeda,” kata Doni didalam diskusi FMB9, Rabu (5/5/2021).

Kepala BNPB juga membuktikan larangan mudik merupakan satu-satunya cara untuk menahan lonjakan masalah Covid-19 akibat rutinitas Idul Fitri. Dia tidak ingin rutinitas agama berakhir dengan tsunami masalah Covid-19 layaknya India.

Baca Juga : Kemenag Keluarkan Aturan Untuk Menggelar Sholat Idul Fitri

Sosialisasi kepada masyarakat kudu dikerjakan tiap-tiap jam, menit, lebih-lebih tiap-tiap detik. Lebih baik hari ini kami muak dipandang penasaran daripada sederet korban covid gara-gara tidak ada pilihan lain, ”jelasnya.

Pertimbangan lain yang kudu dipikirkan para pelancong adalah bahwa kota asal mereka bisa saja tidak punyai fasilitas kebugaran yang memadai. Oleh gara-gara itu, berbahaya andaikan masyarakat di desa tertular dengan warga yang mudik.

“Jangan pulang, biarlah kami bersabar dengan menahan diri gara-gara kecuali dibiarkan maka udah tentu penularannya bakal menular kepada mereka yang datang dan pergi di kampung halamannya. Setiap tempat belum tentu punyai tempat tinggal sakit atau dokter yang memadai.” kata Doni.

Pandemi COVID-19 diketahui udah menginfeksi 1.686.373 WNI, kini terkandung 99.087 masalah aktif, 1.541.149 orang dinyatakan pulih dan 46.137 orang meninggal dunia.

Related Posts