Habib Rizieq Berikan Protes Keberatan Terhadap Dakwaan Di Pengadilan

vanevdebakim

Habib Rizieq Berikan Protes Keberatan Terhadap Dakwaan Di Pengadilan – Mantan pentolan FPI Habib Rizik Shihab mengaku tidak pernah mengganggu petugas kesehatan selama menjalani perawatan Covid-19 di RS UMMI RS UMMI pada November 2020. Meski demikian, Rizik mengaku kecewa dengan tindakan Bima Arya selaku Wali Kota Bogor dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Habib Rizieq Berikan Protes Keberatan Terhadap Dakwaan Di Pengadilan

vanevdebakim – Hal itu dilaporkannya saat menjalani pemeriksaan atas kesaksian dua terdakwa lainnya, Habib Hanif Alatas dan mantan Presiden RS UMMI Andi Tatata, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/05/2021).

Awalnya, Rizik menyebut kuasa hukumnya yang menanyakan di persidangan apakah ada kesepakatan dengan tim MER-C, RS UMMI dan Bima Arya untuk melakukan smear PCR. Rizik mengaku kaget saat Bima Arya melaporkan RS UMMI ke polisi setelah kesepakatan swab tercapai.

Baca Juga : Megawati Bangun Kembali Hubungan Baik Dengan Prabowo

“Saya heran saja setelah rapat malam itu dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam, walikota bertemu dengan satgas dan kepala polisi kota Bogor untuk melaporkan rumah sakit UMMI ke polisi, dan ini terjadi terlambat. di malam hari. pagi, malam malah.” kata Rizik dalam prosesnya.

Rizik mengaku sangat kecewa dengan tindakan Bima memantau rumah sakit UMMI. Bima yang bernama Rizik itu tidak punya etika dan sopan santun.

“Ini salah satu hal yang membuat saya percaya ketika timnya memeriksa PCR saya. Saya kira kalau dia punya sopan santun, saya akan suka tes PCR, tapi kalau kelakuannya seperti itu, hasilnya bisa lulus.” kemana-mana,” ujarnya.

Rizik mengatakan selain dipaksa menjalani pemeriksaan PCR selama menjalani perawatan di RS UMMI, ia justru dijadikan bahan kancah politik Bima Arya.

Maksudku, jika dia suka pamer pertama kali, dia mengatakannya. Jangan sakiti saya, penderitaan saya digunakan untuk memakan panggung politiknya. Saya tidak terima ini,” katanya.

Saya tidak pernah menghentikan siapa pun dari menggunakan sistem penyembuhan saya saat saya bersama ummi. Juri bersaksi kepada Bahlan bahwa saya selalu mengikuti semua instruksi dokter, terutama instruksi perawat, ”lanjutnya.

dihitung

Sebagai informasi, sehubungan dengan tes smear dari RS UMMI, Khabib Rizik Shihab dituding menyebarkan berita bohong atau lelucon yang menyebabkan gangguan kesehatannya, yakni terpapar Covid-19 selama berada di RS UMMI Bogor.

Habib Rizik dituntut dalam kasus-kasus berikut berdasarkan ayat (1) Pasal 14 ayat (2), Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP dan/atau ayat (1) Pasal 14 ayat (2) . ) Undang-Undang Republik Ingushetia No. 4. Wabah penyakit menular 1984 atau Bagian 216 StGB bersama dengan Bagian 55, Bagian 1 1. StGB

Related Posts