Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Diproyeksi Hanya Bisa 3,8%

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Diproyeksi Hanya Bisa 3,8% Sekretaris kebijakan berikutnya, Fisla Faisal, memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam skenario terburuk. Pada 2021, kami hanya bisa tumbuh 3,8%. Hal ini tidak jauh berbeda dengan perkiraan Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 3,9%, lebih rendah dari perkiraan awal sebesar 4,3%.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Diproyeksi Hanya Bisa 3,8%

Vanevdebakim – “Kami membuat tiga skenario awal tahun ini. Yang pertama adalah 5,6% optimis, yang kedua adalah 4,6% sedang dan 3,8% buruk. Lihat perkiraan IMF 3,9%. Saya pikir ini sesuai, dalam prediksi kami. “

Baca Juga : THR dan Gaji ke-13 Rencananya Full di 2021

Menurut dia, penurunan prakiraan ini sejalan dengan peningkatan penyebaran Covid-19 varian Delta, dan pemerintah mendesak pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Kependudukan Darurat (PPKM).

“Kami mengidentifikasi dan mengedit data ketika varian delta ini masuk ke Indonesia. Ini sepertinya sejalan dengan skenario. Artinya, ada prediksi ke arah itu, dan pemerintah memprediksinya. Begitulah,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), mengatakan turunnya prakiraan pertumbuhan sejalan dengan turunnya konsumsi rumah tangga di sektor ritel. Penurunan ini disebabkan Indeks Penjualan Riil (IPR) selama dua bulan terakhir.

Baca Juga : Menengok Dampak PPKM Terhadap Pasar Saham Indonesia

“April masih 17,3% mom, tapi kemudian turun menjadi 3,2% di Mei. Juni apalagi Juli pasti turun lagi karena pembatasan. Ini karena performance konsumsi. Itu menunjukkan ada,” kata Roy.

Related Posts